Sejarah

          Sanggar Seni Mutiara Minang merupakan salah satu wadah yang melahirkan anak-anak dan remaja yang berbakat, bertalenta, dan memiliki potensi besar di bidang seni tari. Selain itu, Sanggar Seni Mutiara Minang juga menjadi sarana pembinaan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan kemampuan teknis Tari Minang, tetapi juga pada pembentukan kepribadian remaja agar mampu bersikap sopan, berkarakter kuat, serta memiliki wawasan seni yang luas dan mendalam. Melalui berbagai kegiatan latihan, pertunjukan, serta pembinaan disiplin dan kreativitas, sanggar ini berperan penting dalam menumbuhkan generasi muda yang mencintai budaya daerah sekaligus siap berkontribusi dalam pelestarian seni tradisi. 

          Sanggar Seni Mutiara Minang kota Padang-Sumatera Barat didirikan 11 Mei 2003 diPadang yang dipelopori oleh Delni Harlaku dan Irma Saptury.  Pendirian Sanggar Seni Mutiara Minang ini merupakan suatu usaha untuk melakukan revitalisasi, pelestarian, dan pembinaan terhadap seluruh bentuk kesenian tradisional Minangkabau yang mulai disesaki oleh pengaruh budaya barat, teknologi informasi (internet), budaya per-televisi-an Indonesia yang cenderung menayangkan program-program yang terkesan kitch, konsumeristik dan hedonistik. Hingga kini sanggar mutiara minang tercatat ribuan anak didik yang tergabung dalam sanggar Seni Mutiara Minang, yang banyak berprestasi di tingkat kota, Propinsi dan tingkat Nasional.